Gengsi adalah satu kata yang sangat popular dikalangan masyarakat Indonesia. Aku sendiri tidak tahu persis definisi yang sesungguhnya dari kata gengsi itu apa. Kalau menurut pendapatku, gengsi itu adalah keinginan untuk memberikan kesan bagus kepada orang lain. Kesan bagus yang ingin disampaikan itu bisa bermacam–macam, tergantung dengan topik pembicaraannya pada waktu itu. Bagus dari segi finansial, latar belakang pendidikan, kehidupan sosial dan lain sebagainya. Keinginan untuk menjadi yang lebih superior di kalangan teman. Yang seperti ini sering terjadi jika di dalam pertemanan itu diwarnai dengan unsur iri hati dan kompetisi antara satu dengan yang lainnya. Gengsi juga sering menjadi pemicu terjadinya percekcokan di antara teman karena salah satunya merasa tersaingi dan ingin menunjukkan bahwa dirinya pun bisa lebih baik dari itu. Begitu negatifnya dampak dari gengsi ini. Alangkah baiknya berbuat dan berkata yang dapat membuat orang lain menjadi nyaman. Hidup lebih bijaksana bila apa adanya, tak perlu mengejar gengsi. Moment yang selalu mengingatkanku agar tak usah gengsi adalah saat berpas-pasan dengan sebuah mobil angkutan yang sedang membawa banyak muatan dan di bagian belakang mobil bertuliskan “TAK PERLU GENGSI”. Sungguh inspiratif Si Pembuat Stiker….
Tuesday, September 7, 2010
Taubat
Iman seorang muslim terkadang melemah sehinga terkadang ia dikuasai hawa nafsunya, syetan merayunya untuk berbuat maksiat maka ia berbuat dzalim terhadap dirinya sendiri, menjerumuskan dirinya pada sesuatu yang diharamkan Allah. Allah Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya dan rahmat Allah amat luas mencakup segala sesuatu, maka barangsiapa yang bertaubat setelah melakukan kedzalimanm maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya dan mengampuninya sebagaimana firman-Nya : ”Maka barangsiapa bertaubat (diantara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al Maidah :39)
Allah Maha Pemaaf dan Maha Mulia memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk bertaubat nasuha agar mereka mendapatkan kasih sayang Allah dan surga-Nya, maka Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman bertaubatah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukan kamu ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya” (At Tahrim: 8)
Pintu taubat masih terbuka bagi semua manusia hingga matahari terbit dari barat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Allah membukakan Tangan-Nya pada malam hari agar orang yang melakukan kejahatan di siang hari bertaubat dan Dia membukakan Tangan-Nya di siang hari agar yang melakukan kejahatan di malam hari bertaubat hingga matahari terbit dari barat” (HR. Muslim no. 2759)
Taubat nasuha bukan hanya sekedar ucapan di lidah tapi disyaratkan untuk diterimanya taubat itu, agar pelaku kejahatan mencabut akar-akar dosa secara langsung menyesali apa yang telah diperbuat, bertekad untuk tidak kembali kepada perbuatan dosa itu dan mengembalikan hak-hak orang yang didzalimi, sebaiknya taubat itu dilakukan sebelum melihat kedatangan kematian, Allah berfirman : “Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejatahan lantaran kejahilan yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya dan Allah maha mengetahui lagi maha bijaksana. Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga datang ajal kepada seseorang diantara mereka, barulah ia mengatakan : 'sesungguhnya sekarang saya bertaubat'. Dan tidak pula (diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah kami sediakan siksa yang pedih” (An Nisa : 17-18)
Allah mengajak para pelaku perbuatan dosa untuk bertaubat agar Allah mengampuni mereka : “Tuhanmu telah menetapkan atas diri Nya kasih sayang, (yaitu) barangsiapa yang berbuat kedzaliman di antara kamu lantaran kehailan kemudian dia bertaubat setelah mengerjakannnya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al An’am :54)
Allah Maha pengasih terhadap hamba-hamba-Nya, mencitai orang-orang yang bertaubat dan menerima taubat mereka, sebagaimana firman-Nya : “Dan Dia-lah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan” (As Syura :25).
Dan firman-Nya : “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri” (Al baqarah : 222)
Seorang kafir jika memeluk Islam maka Allah akan gantikan semua kejahatannya dengan kebaikan dan mengampuninya dari segala dosa yang telah diperbuatnya dahulu, sebagaimana firman Allah : “Katakanlah kepada orang-orang kafir itu, jika mereka berhenti dari kekafiran-Nya niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang sudah lalu” (Al Anfal :38)
Allah Maha Pengampun dan Pengasih menyukai taubat hamba-hamaba-Nya dan memerintahkan mereka untuk bertaubat agar mereka diampuni Allah, sementara syetan, jin dan manusia menginginkan mereka menyimpang dari kebenaran menuju kebatilan sebagaimana firman-Nya : “Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikut hawa nafsunya bermaksud supaya kamu menyimpang sejauh-jauhnya (dari kebenaran)” (An Nisa : 27)
Rahmat Allah mencakup segala sesuatu, maka jika seseorang hamba telah melampaui batas pada perbuatan maksiat dan dosa, kemudian ia bertaubat maka sesungguhnya Allah akan menerima taubatnya itu dan mengampuni dosa-dosanya, sebagaiman firman-Nya : “Hamba-hamba-Ku yang melampai batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah , sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Az Zumar : 53)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tuhan kita yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun pada kita pada setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir lalu berkata “barangsiapa berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan memberinya dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya” (HR. Muslim : 758)
Jika manusia adalah lemah maka kalau berbuat dosa hendaklah ia bertaubat dan memohon ampun tiap saat karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Allah berfirman : “Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampun kepada Allah, niscaya dia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (An Nisa : 110)
Seorang muslim rawan untuk melakukan kesalahan dan maksiat, maka selayaknya baginya untuk memperbanyak taubat dan mohon ampun. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Demi Allah sesungguhnya Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali” (HR. Al Bukhari :6307)
Allah mencintai taubat hamba-Nya dan menerima taubat itu bahkan Allah gembira dengan taubat itu sebagaimana sabda Nabi shallahllhu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan taubat hamba-Nya dari pada gembiranya seorang yang kehilangan bekal bersama untanya disebuah padang yang tandus kemudian dia medapatkannya kembali unta itu” (Mutafaq alaihi)
Raflesia
intro: C Gm Fm C A# Fm
C Gm Fm C
Oh bulan dan bintang, temani aku malam ini
Fm C
ku ingin nyanyikan sebuah lagu
Dm G
tentang kisah cinta ku dengannya
C Gm
hari hari yang ku jalani
Fm C
bersamanya berwarna dan bermakna
Fm C
cinta yang pernah ku rasakan dulu
Dm G
tak seperti cintaku saat ini
chorus:
C E
andai aku menjadi malaikat cinta bersayap
A Dm
akan ku bawa kau terbang
C Gm
hari hari yang ku jalani
Fm C
bersamanya berwarna dan bermakna
Fm C
cinta yang pernah ku rasakan dulu
Dm G
tak seperti cintaku saat ini
chorus:
C E
andai aku menjadi malaikat cinta bersayap
A Dm G
akan ku bawa kau terbang
C E
menuju taman bunga cinta yang sedang bersemi
A Dm G
oooooo..
[interlude] F E Am Dm G
F E Am Dm G
F Em Dm G
kamu oh kamu yang berikan cinta
F Em Dm G
kamu oh kamu yang berikan rindu
Saturday, September 4, 2010
Angel - Nidji
Dia kulihat dia
Selalu menutup mata
Dia adalah malam
Aku dan dia
Dia menutup mata
Dia terus berjalan
Dia tak hiraukan
Aku dan dia
Reff.
Terbanglah kepadaku
Wanita sempurna untukku
Lara hati menunggu dia
Dia adalah malam
Aku dan dia
Back to Reff:
Kulihat kurasa kucium dan kudengar Dia
Selalu menutup mata
Dia adalah malam
Aku dan dia
Dia menutup mata
Dia terus berjalan
Dia tak hiraukan
Aku dan dia
Reff.
Terbanglah kepadaku
Wanita sempurna untukku
Lara hati menunggu dia
Dia adalah malam
Aku dan dia
Back to Reff:
Kulihat kurasa kucium dan kudengar Dia
Kisah Seekor Keledai
Sebuah kisah bijak yang dapat di ambil hikmahnya. Kisah ini dimulai dengan sebuah perjalananan seorang bapak, anak dan seekor keledai (kuda yang kecil). Ketiganya berjalan memasuki Kampung A, ketika melewati sekumpulan penduduk tiba-tiba salah satu penduduk berkata "Bapak punya keledai, mengapa tidak dinaiki?". Kemudian Bapak dan Anak bersama-sama menaiki keledai tersebut. Perjalanan berlanjut ke Kampung B, ketika melewati sekumpulan penduduk tiba-tiba ada salah satu penduduk yang berkata "Apa bapak tidak kasihan dengan keledai kecil dinaiki kalian berdua?". Kemudian Bapak turun dari keledai dan Anak masik menaiki keledai berjalan menuju ke Kampung C. Kemudia saat berpas-pasan dengan warga, mereka berkata "Nak, apa kamu mau jadi anak durhaka, tidak kasihan dengan bapakmu yang sudah tua untuk berjalan kaki?". Kemudian Anak turun dan Bapak berganhti naik keledai berjalan menuju Kampung D. Ketika bertemu dengan salah satu warga, kemudian warga tersebut berkata "Apakah Bapak tidak kasihan dengan anak anda yang masih kecil malah disuruh jalan kaki?". Akhirnya Bapak turun dan berjalan kaki bersama anaknya sambil menuntun keledainya.
Hikmah yang dapat diambil dari sepenggal cerita tersebut adalah "apabila kita menilai orang lain dari sisi negatif/kesalahan, pasti yang dilakukan orang lain akan selalu terlihat salah. Padahal belum tentu yang mereka laukan itu salah. Jadi akhir kata -Berfikirlah Positif Kepada Orang Lain-"
Thursday, September 2, 2010
MatheMagic Sederhana
Trik Sederhana dalam bermain magic ini bisa di terapkan untuk sekedar menghibur orang lain. Bisa bertatap muka langsung ataupun melalui telepon. Permainannya bisa di lihat dalam percakapan di bawah ini, antara
Si Devil dan Si Angel…
Devil “Si Capoenx yg buruk rupa”
Angel “Seorang Gadis yg baik hati”
Devil : Angel hey, gimana skripsimu?
Angel : Belum selesai, pembimbingku sulit
Devil : Sabar yaw, dijalani aja nanti juga selesai sendiri kayak aku
Angel : Udah sabar banget ni, ampe pusing aku
Devil : Biar gak pusing, aku punya sebuah permainan. Mau nyoba gak?
Angel : Mau, asal jangan main Rubik aja, tambah pusing
Devil : Aku deskripsikan permainannya gini, kamu ama Sohibmu Si Cerewet Caem pergi ke SMG (Sunggingan Grand Mall) tapi nyampe parkiran kamu lupa kalau gak bawa uang, terus kamu minjem sejumlah tertentu ama Sohibmu. Tapi jangan beritahu aku, kamu simpen di dalam hati.
Angel : Iya ni udah ta pikirin
Devil : Waktu di tangga kamu nemu uang 50 ribu
Angel : Wuih enakmen aku, lha terus
Devil : Kan cuma cerita, terus kamu di Matahari dapat hadiah uang dari kuis promo sejumlah yang kamu pinjem dari sohibmu. Di jumlah dulu neng tapi jangan beritahu aku
Angel : Iya ni udah ta jumlah. Terus gimana?
Devil : karena perut kamu manggil2, kamu makan steak ampe uang kamu tinggal separuhnya
Angel : Hmmm enak banget
Devil : Eittt pas pulang, Sohib kamu minta uangnya di kembaliin
Angel : Iya udah aku hitung
Devil : Sekarang aku mau coba nebak uang kamu tinggal berapa?
Angel : emank kamu tahu? Berapa coba?
Devil : 25 ribu kan?
Angel : Koq bisa tau???
Devil : Kan aku bisa membaca pikiranmu…he7
Angel : Kasih tau donk caranya….
Devil : Traktir dulu donx…
Angel : !@#$%^*
Trik Sulap Sederhana
Permainan Angka 9
Mencoba membaca pikiran orang lain. Permainan ini dapat digunakan untuk membaca pikiran berapapun jumlah temen kamu. Gak usah banyak-banyak, misalnya 3 orang dianggap Si A, B dan C. Persiapannya adalah 1 buah pulpen, dan 3 lembar kertas putih.
Cara bermainnya :
1. Kamu mencoba bertanya kepada Si A karena suka wisata, tentang kota apa yang akan di kunjungi pada liburan kali ini. Setelah itu kamu berakting seolah-olah membaca pikirannya dan kamu menulis angka 9 pada kertas pertama. Kemudian kamu meletakkan kertas pertama dalam keadaan terbalik dan berusaha meyakinkan penonton bahwa kamu memprediksikan jawaban si A. Setelah kertas di letakkan , kamu bicara kepada Si A “kota apa yang akan kamu kunjungi” agar yang lainnya juga tahu. Kemudian Si A menjawab “Aku pengen ke Malang”.
2. Kamu mencoba bertanya kepada Si B karena suka makan, tentang makanan apa yang paling kamu sukai. Kemudian kamu seolah-olah membaca pikirannya dan menulis kata Malang pada kertas kedua dan meletakkannya di atas kertas pertama (Malang sebenarnya adalah jawaban dari Si A). kemudian kamu juga bertanya kepada Si B “makanan apa yang paling kamu sukai” agar yang lain juga tahu. Kemudia Si B menjawab “Nasi Goreng”.
3. Kamu mencoba bertanya kepada Si C karena anak IPA, tentang perhitungan matematika. Coba fikirkan angka antara 1 sampai 9, kemudian angka yang kamu fikirkan kalikan 9 setelah itu jumlahkan hasilnya. Kemudian kamu seolah-olah membaca pikirannya dan menulis kata Nasi Goreng pada kertas ketiga dan meletakkannya di atas kertas kedua (Nasi Goreng sebenarnya adalah jawaban dari Si B). kemudian kamu juga bertanya kepada Si C “berapa jumlahnya” agar yang lain juga tahu. Kemudian Si B menjawab “9”.
NB : Karena posisi jawaban ”9” pada kertas pertama padahal ini jawaban Si C maka kamu harus pandai membaliknya agar penonton tidak curiga.
Trik : Trik yang paling penting adalah “rahasia angka 9”. Berapapun angkanya (antara 1-9) apabila dikalikan 9 maka hasilnya apabila di jumlahkan hasilnya 9. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dai bawah ini
4 x 9 = 36 (3 tambah 6 = 9)
4 x 9 = 36 (3 tambah 6 = 9)
7 x 9 = 63 (6 tambah 3 = 9), dst
Selamat mencoba!
Subscribe to:
Posts (Atom)


